Ambon adalah kota utama di kepulauan rempah Maluku. Di masa lalu, Ambon menjadi pusat monopoli cengkeh Belanda. Saking pentingnya, oleh perusahaan dagang Hindia Timur kota ini disebut sebagai Queen of the East.
Sekarang, daya tarik utama wisata di Kota Ambon dan sekitarnya adalah wisata bahari, budaya, sejarah, dan panorama Ambon yang lokasinya diapit samudera biru, teluk dalam, serta perbukitan curam yang tampak hijau.
Atraksi liburan buat wisatawan di Ambon antara lain Teluk Ambon, Pantai Natsepa, Pantai Liang, Pantai Pintu Kota, berkunjung ke Museum Siwa Lima, snorkeling di Pulau Pombo, Taman Makam Australia, wisata belut keramat di Desa Waai, bambu gila, Alun-Alun Kota Ambon, dan berkunjung ke patung pahlawan nasional Kristina Martha Tiahahu.
Ambon juga kota lompatan menuju pulau-pulau tropis Maluku yang eksotis. Dari dermaga feri di Tulehu, wisatawan bisa pergi ke Saparua, Haruku, Seram, Nusa Laut, dan pulau lain yang berada di timur. Dari Pelabuhan Ambon, wisatawan bisa melanjutkan wisata ke kepulauan Banda, Pulau Buru, kepulauan Tanimbar, kepulauan Kei, dan kepulauan Aru.
Konflik sosial pada 1999-2002 sempat merubah wajah Ambon menjadi kota mati. Akan tetapi kota ini cepat pulih. Ambon sekarang kembali memainkan perannya sebagai kota penghubung ke pulau-pulau tropis Maluku.
Penginapan modern bisa diperoleh dengan mudah, tersedia banyak bank untuk memudahkan penarikan uang, cukup banyak rumah kopi untuk nongkrong, di pusat kota banyak mangkal ojek untuk transportasi ke objek wisata, dan banyak toko yang menyediakan barang kebutuhan harian.
Keberadaan toko amat penting, khususnya buat turis yang akan melanjutkan perjalanan ke pulau-pulau sekitar.
Ambon memiliki iklim laut tropis dan iklim musim. Seperti sebagian besar wilayah Indonesia, setiap pergantian musim juga diselingi transisi berupa musim pancaroba.
Musim barat di Ambon berlangsung dari Desember sampai Maret. Sedangkan April, iklim Kota Ambon memasuki transisi ke musim timur. Musim timur berlangsung dari Mei sampai Oktober, disusul pancaroba pada November.