Air terjun dari aliran Way Lalaan ini bentuknya bertingkat dan terletak di kaki Gunung Tanggamus, sekitar 2 kilometer dari Kabupaten Tanggamus. Dari pusat kota, air terjun ini berjarak sekitar 80 kilometer.
Air terjun ini terkenal sejak 1937. Pemerintah kolonial Belanda di masa lalu membuatkan tangga semen menuju lokasi air terjun. Gemuruh air yang jatuh dari ketinggian 11 meter tersebut terdengar mulai dari anak tangga teratas menuju bawah, ke lokasi air bermuara.
Wisatawan yang berencana berkunjung ke tempat ini dan tergoda untuk bermain air tak perlu khawatir, sebab lokasi ini juga sudah dilengkapi ruang ganti.