|
CIREBON tidak bisa dipisahkan dengan udang. Karena nama kota di ujung pantai utara Jawa Barat ini memang berasal dari Ci dan Rebon. Ci berarti air dan Rebon mengacu pada udang. Jadi, Cirebon berarti air yang banyak udang.
Dari namanya, sudah terbayangkan udara panas khas kota-kota di pesisir pantai. Iklim Cirebon yang terletak di dataran rendah ini termasuk tropis, dengan jumlah hari hujan sekitar 120-an hari, yaitu sekitar bulan Oktober sampai April.
Selain dikenal dengan nama 'Kota Udang, Cirebon juga dikenal dengan sebutan 'Kota Wali'. Makam Sunan Gunung Jati yang terletak di kota ini merupakan destinasi wisata religi yang tidak pernah sepi, terutama pada hari-hari besar perayaan Agama Islam.
Selain itu, Cirebon juga satu-satunya kota yang memiliki empat kraton sekaligus. Yaitu Kraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Kesultanan Cirebon dan Keraton Kaprabonan.
Dalam sejarah nasional, Cirebon juga menjadi noktah penting. Perjanjian Linggarjati diselenggarakan di Kabupaten Kuningan yang sejuk, sekitar 30 menit dari pusat kota Cirebon.
Tawaran Cirebon lainnya bagi wisatawan ialah kuliner. Pemburu kuliner nusantara bisa menemukan nasi jamblang, empal gentong sampai cemilan tahu gejrot yang khas di kota ini.
|