|
Makassar,
ialah kota terbesar di Pulau Sulawesi. Dulunya dikenal dengan nama
Ujung Pandang, namun sejak tahun 1999 berganti mana menjadi Makassar.
Luas wilayah Makassar sebesar 128, 18 Km², dengan jumlah penduduk
mencapai 1,4 juta jiwa. Beragam suku bangsa yang menghuni daerah ini.
Mulai dari suku Makassar, Bugis, Buton, Jawa, Mandar, dan Tionghoa.
Dalam berkomunikasi, penduduk setempat mayoritas berbahasa Makassar,
namun bahasa Indonesia juga digunakan sama baiknya oleh mereka.
Suku Bugis tersohor sebagai pelaut handal. Bahkan, konon, istilah “Boogeyman” diperkirakan berasal dari “Bugis-man”
yang dulu diucapkan oleh pelaut Inggris, saat memberi peringatan kepada
rekan-rekan pelaut lainnya yang juga ingin melintasi Selat Makassar.
Posisi
Makassar berada di pesisir barat daya pulau, menghadap Selat Makassar.
Akibat dari letak yang strategis ini, kota Makassar menjadi pelabuhan
utama Provinsi Sulawesi Selatan, dan menjadi tempat persinggahan
kapal-kapal domestik dan internasional. Pada zaman kolonial, Makassar
menjadi kawasan perdagangan paling tersohor di Indonesia Timur, dengan
hasil alam berupa minyak dan kayu ebony yang menjadi komoditas ekspor
berkualitas tinggi.
Tak
hanya dari segi ekonomi, posisi di wilayah pesisir membuat pariwisata
kota Makassar dianggap memikat oleh para wisatawan. Beberapa destinasi
wisata di kota ini, seperti Pantai Losari, menjadi incaran wisatawan
lokal maupun mancanegara. Santapan yang kebanyakan memanfaatkan hasil
laut pun digemari banyak orang. Terbukti banyaknya ditemukan rumah makan
khas Makassar di beberapa kota besar lainnya.
|