Singapura, atau disebut juga Republik Singapura, terletak di ujung selatan Semenanjung Malaysia. Meski daratannya kecil, hanya seluas 710 kilometer persegi, namun angka pertumbuhan ekonominya berada dalam daftar 50 negara terkuat abad ini.
Populasi penduduk di Singapura nyaris menyentuh 5 juta jiwa. Jumlah tersebut didominasi oleh warga negara asing yang datang ke Singapura untuk sekolah atau berbisnis.
Singapura disebut-sebut juga sebagai Macan Asia, sama dengan Hong Kong, Korea Selatan, dan Taiwan. Sebab, pertumbuhan ekonominya agresif dan indeks pertumbuhan manusiannya tinggi. Singapura juga dikenal sangat menghargai sejarah masa lalunya. Penduduk yang menghuni negara tersebut terdiri dari komunitas etnis China, Melayu, Muslim, India, dan Inggris.
Sektor pariwisata juga memberikan sumbangan besar bagi perekonomian Singapura. Setiap tahun ada sekitar 10 juta turis mengunjungi negara tersebut. Beberapa daya tarik wisata di tempat tersebut yaitu festival makanan Singapura dan wisata berobat yang gencar dipromosikan oleh pemerintah Singapura.
Negara kepulauan tersebut memiliki satu pulau utama dan 58 pulau kecil. Pelabuhan Singapura merupakan satu dari lima pelabuhan tersibuk di dunia dan termasuk salah satu andalan bagi sektor perekonomian negara tersebut.
Kebijakan pemerintah Singapura dalam memberi kemudahan bisnis membuat pebisnis dunia mengakui kehebatan Singapura sebagai salah satu tujuan bisnis global. Singapura terus mendapat pengakuan dari dunia sebagai satu dari 10 negara di dunia yang paling bersih dari korupsi.
Karena lokasinya dekat dengan garis khatulistiwa, iklim di Singapura cenderung panas dan lembap. Kelembapan rata-ratanya yaitu 60%-90%, namun kadang turun menjadi 50%. Daratan sebelah barat cenderung menerima curah hujan lebih tinggi ketimbang daerah lain di Singapura, itu sebabnya kawasan itu paling sejuk.
Meskipun musim hujan di Singapura umumnya berlangsung di bulan November-Januari, namun hujan kerap datang mendadak dengan durasi pendek saat sore hari. Curah hujan rata-rata di Singapura melebihi 2.000 milimeter per tahun.
Musim hujan di timur laut Singapura umumnya terjadi sepanjang Desember hingga awal Maret. Sementara itu di barat daya, hujan turun sepanjang Juni hingga September.
Suhu udara sepanjang tahun berkisar di level 38 derajat Celsius. Itu sebabnya, Singapura bisa dikunjungi sepanjang tahun. Namun, umumnya wisatawan datag ke Singapura di bulan Januari saat berlangsung perayaan Tahun Baru China dan November saat berlangsung perayaan Tahun Baru Melayu.
Khusus wisatawan yang gemar menikmati pertunjukan seni dan budaya, waktu yang tepat berkunjung ke Singapura ialah selama bulan Juni. Ketika itu berlangsung berbagai acara semisal festival seni, Esplanade Theater, dan Simphony Orkestra.
Singapura terus berupaya tetap konsisten dalam menjaga kualitas infrastruktur, hukum, dan mekanisme administrasi di negaranya. Itu sebabnya negara tersebut menjadi panutan buat banyak negara lain. National University of Singapore (NUS) pun menerima ribuan aplikasi dari pelajar di seluruh dunia setiap tahunnya.
Sistem transportasi massa di Singapura, yakni mass rapid transit (MRT) terorganisir dengan sangat baik. Setiap sudut kota pun terkoneksi dalam jaringan MRT.
Taksi dan bis hilir mudik melayani penumpang dengan tarif yang relatif terjangkau. Selain itu, Singapura dikenal sebagai negara yang mempunyai standar tinggi dalam menjaga kebersihan udara dan level polusinya. Sebagai negara tujuan wisata, Singapura membuat turis ingin terus datang berkunjung ke tempat tersebut.